Thumb

07Jan, 2021

Siswa SDIT QURROTA AYUN Belajar Bersama Tuna Netra

ADMIN

Belajar menjadi pribadi bersyukur. Hari ini, Rabu, 15 Maret 2017 anak2 kelas 1 SDIT Qurrota ayun ponorogo berkunjung ke SLB Aisyiyah ponorogo yg beralamat di jl Ukel Gg. II No. 7 ponorogo.

Bersama ustadzahnya mereka menyapa saudara seiman mereka yang belajar di lembaga pendidikan anak berkebutuhan khusus ini untuk berbagi keceriaan. Sebuah kegiatan yang bertujuan untuk mengasah rasa syukur atas kesempurnaan nikmat Allah yang terlimpah kepada kita semua.

Anak-anak diperkenalkan dengan beberapa keterbatasan yang dimiliki oleh teman-teman mereka yang belajar di SLB Aisyiyah ponorogo ini yang bisa mengoptimalkan potensi yang dipunyai. Mereka bisa membaca alquran meskipun mereka tidak bisa melihat. Ada yang sangat belajar dan bermain bersama teman mereka, meskipun mereka harus memakai alat bantu berjalan. Mereka semua berbagi kecerian bersama-sama.

Para siswa tercengang ketika diperlihatkan beberapa media belajar siswa di lembaga pendidikan yg memgasuh siswa yg tuna netra, tuna grahita dan tuna daksa. Seperti al-quran braille dan cara menulisnya yang aneh, yaitu memakai stylus untuk menulis dan riglet untuk memandu garisnya. Begitu sulitnya mereka belajar dengan keterbatasan mereka.


Dalam kegiatan ini diwarnai dengan berbagai unjuk kebolehan kedua lembaga dan pemberian hadiah oleh siswa-siswi Sdit qurrota ayun kepada para siswa SLB ini. Kemeriahan merekah ketika acara makan kue dan minum bersama dimulai, meraka bisa saling bercengkerama dan berbagi.

Wijiati, S.TP Kepala SDIT Qurrota Ayun Ponorogo menyampaikan bahwa SDIT Qurrota ayun dan SLB Aisyiyah ponorogo adalah saudara dekat karena ikatan iman islam. Selayaknya sesama kita harus saling mengerti dan satu sama lain.


Sedangkan Mujiati, S.Pd, Kepala SLB Aisyiyah Ponorogo berpesan kepada anak-anak, "Jadilah pribadi yang bersyukur karena menjadi pribadi yang sempurna. Coba berpikirlah, bagaimana rasanya jika penglihatan kita tidak berfungsi 10menit saja? Bukankah kita akan merasa begitu kekurangan. Namun mereka yg belajar disini (SLB Aisyiyah-red) tetap berhasil dan pantang menyerah meraih harapan ". Sebuah pesan yg umum bagi kita semua agar mensyukuri segala kesempurnaan nikmat Allah kepada kita. Lanjut beliau, "Pantanglah menyerah untuk menuntut ilmu untuk menghadapi masa yang akan datang"

Kunjungan ini bertujuan untuk lebih berempati kepada teman-teman yang memikiki kekurangan dan lebih mensyukuri segala nikmat Allah yang begitu sempurna. Semoga kita semua menjadi pribadi bersyukur. Amiin